Cari Tau Munculnya Tahi Lalat

Baca Juga

Cari Tau Tahi Lalat

kalautau.com - Sebagian besar tahi lalat ada sejak lahir, tapi bisa juga baru muncul saat dewasa

Tahi lalat merupakan tumor jinak pada kulit yang paling umum dijumpai pada manusia. Tumor jinak ini yang khas berwarna gelap, besarnya menetap, meski ada juga yang terus membesar.


Sebagian besar tahi lalat ada sejak lahir, tapi bisa juga baru muncul saat dewasa. Umumnya pemicunya adalah sering kontak dengan sinar matahari, sehingga berdampak pada meningkatnya pigmen melanin. Dapat pula tahi lalat terjadi karena faktor genetik, obat-obatan pemutih kulit, makanan cepat saji, atau bahan-bahan yang mengandung arsen.

Tahi lalat merupakan indikasi penumpukan pigmen yang sudah tertahan di bawah kulit sejak janin. Pigmen-pigmen ini memiliki sarang di bawah kulit dan bisa timbul sewaktu-waktu. Itulah sebabnya tahi lalat bisa bertambah banyak seiring bertambahnya usia.

Sebab Akibat Muncul Tahi Lalat

kalautau.com - pertumbuhan dan perkembangan abnormal dari sel-sel pigmen di bawah kulit yang lebih dalam

Tahi lalat disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan abnormal dari sel-sel pigmen di bawah kulit yang lebih dalam. Tiap orang mempunyai tahi lalat. Jumlahnya bervariasi antara 10 - 40, meskipun ada juga yang sampai mempunyai 100-an tahi lalat. Kebanyakan tahi lalat muncul dari bayi lahir hingga usia 20 tahun, tetapi ada juga yang muncul selama proses perkembangan janin. Orang yang sering berjemur di bawah terik Matahari mempunyai lebih banyak tahi lalat.

Apakah Tahi Lalat Berbahaya?

Sebagian besar tahi lalat tidak berbahaya. Meski begitu, terkadang tahi lalat yang tumbuh dapat mengganggu penampilan dan membuat seseorang menjadi kurang percaya diri. Selain itu, tahi lalat juga dapat mengganggu keleluasaan, misalnya ketika bercukur. Satu-satunya cara untuk mengatasi tahi lalat yang mengganggu adalah dengan pembedahan kecil.

Meski sebagian besar tahi lalat tidak berbahaya, ada beberapa tahi lalat yang berbahaya atau menandakan kondisi yang serius. Tahi lalat dapat berubah menjadi kanker kulit yang disebut melanoma. Kanker ini tergolong sangat berbahaya karena potensi perkembangan dan penyebarannya yang agresif jika tidak ditangani pada tahap awal.

Secara tampilan fisik, tahi lalat melanoma berbeda dengan yang normal. Tahi lalat melanoma memiliki tepi yang kasar dan tidak rata, bentuk yang tidak simetris, terdiri dari campuran dua atau tiga warna, serta memiliki diameter yang besar, yaitu lebih dari enam milimeter. Tahi lalat ini juga terasa gatal dan kadang-kadang mengeluarkan darah.

Asal Mula Tahi Lalat

kalautau.com - Dalam perkembangannya tahi lalat ini mula-mula agak berwarna gelap, kemudian membesar, dan mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda

Dalam perkembangannya tahi lalat ini mula-mula agak berwarna gelap, kemudian membesar, dan mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Ada yang berbentuk oval, ada yang bulat, ada yang ditumbuhi rambut, ada yang polos, ada yang berwarna cokelat, hitam, dan merah muda. Ada tahi lalat yang berbahaya, ada juga yang tidak. Jika tahi lalat Anda terasa gatal atau sakit, atau terus membesar atau berdarah, sebaiknya periksakan ke dokter, sebab ada kemungkinan tahi lalat ini berkembang menjadi kanker kulit. Disarankan juga agar tidak berjemur tanpa pelindung kulit di terik Matahari lebih dari dua jam, karena sinar Matahari dapat menambah kecenderungan kulit mengalami melanoma (kanker kulit).

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.